Tepatnya
tanggal 21 Desember 2012 yaitu besok, udah
siapkah anda? Saya sendiri masih melakukan banyak aktivitas seperti biasanya,
dan masih bisa tidur nyenyak, bahkan saya baru saja membeli tiket untuk perjalanan
laut ke kota Ketapang untuk 3 mendatang. Belum kepikiran sama sekali untuk
menyiapkan diri buat kiamat besok, bagaimana tidak? teman-teman dan keluarga
saya saja masih bisa sesantai ini, yang sedang sibuk mengurusi kiamat besok
pasti mereka yang hidupnya tidak terlalu bahagia selama ini, kasian, hehehe
Terlebih
lagi teman-teman di twitter, saya dan mereka menganggap kiamat besok itu hanya
lelucon, materi lucu untuk dijadikan bahan candaan, sampai ada murid saya yang menanyakan
saya, obrolan di twitternya seperti ini;
Murid ”buk kok nggak ada masuk?
Saya ”Lagi meliburkan diri nih
Murid “ooo gitu, nanti pas
ultah sekolah datang ya, bakalan rame tuh buk
Saya “ ia kalau nggak jadi
kiamatnya, hehehe
Murid “kiamatnya diundur 1 abad
lagi buk, soalnya padang mahsyar lagi direnovasi, hehe
Saya “kok tau? Kebetulan saya
yang dipercayakan jadi arsiteknya, ahahaha
Ya obrolannya berhentisampai disitu, seru juga, tapi ada
pula beberapa orang yang mengatakan “hanya sekelompok orang yang mencari
sensasi, ngomongin masalah kiamat,” biasanya yang seperti itu sedang dalam keadaan ketakutan menghadapi kiamat
besok, panik ya? Lucu deh kamu. Tidak hanya
orang-orang yang seperti tadi, bahkan orang-orang pintar dari Negara maju saja
banyak yang sudah mulai panik, mereka memutar otak untuk menciptakan alat-alat untuk menyelamatkan diri dari kiamat,
ada-ada saja. Saya percaya pada hari kiamat, tapi apa semudah ini kita tau
kapan terjadinya hari kiamat? Bukannya sok alim, tapi menurut saya kiamat itu
hanya Allah yang maha mengetahui. Malaikat israfil saja menunggu perintah dari-NYA
untuk meniup sangkakala sebagai tanda hari kiamat, suku maya itu siapa? Setau saya
Allah itu satu, jadi udah pasti mereka buka mantan Tuhankan?
Lucu
juga ya sehari menjelang hari kiamat baru belajar sholat, ahahaha, mau ngapain?
Mungkin ada yang menilai bahwa orang seperti saya yang bisa melakukan aktivitas
sesantai ini dan seeolah-olah menjadikan ramalan tentang kiamat besok itu
sebagai bahan candaan kemungkinan akan kualat, bukan maksud saya seperti itu,
iya mungkin saja kiamat bisa terjadi besok, tapi itu karena Allah bukan karena
suku maya, karena saya 1000% tidak percaya dengan ramalan itu. Selebihnya terserah,
bagaimana kita menilai dan menyikapi kiamat besok.

2 komentar:
umak kakak pun nulis tentang kiamat :D
mantap :)
Posting Komentar