Beberapa
orang lain mungkin ada yang panik mempersiapkan dirinya untuk hari yang
diramalkan suku maya tepatnya tanggal 21 Desember 2012 hari ini. Tapi saya dan
beberapa teman-teman saya malah sebaliknya, bukan maksudnya kualat, tapi memang
ramalan itu hanya isapan jempol belaka, karena sampai menuju pergantian tanggal
ke tanggal 22 yang tinggal beberapa menit lagi, kiamat itu belum juga terjadi,
ingat di tulisan yang sebelumnya? Iya saya benarkan? Kiamat itu tidak terjadi
karena ramalan suku maya itu salah besar. Kembali ke judul!! Salah satu teman
saya ada yang berulang tahun, walaupun tepatnya tiga hari yang lalu, tapi bisanya
baru hari ini kami semua punya waktu
luang sekedar untuk memberikan kejutan padanya.
Memang sekitar satu mingguan yang
lalu kesehatan saya agak sedikit memburuk, tapi tidak membatalkan niat saya
untuk mengerjainya, saya rasa ini waktu yang sangat tepat untuk balas dendam,
memang waktu SMP dulu bukan dia yang mengerjai saya, tapi teman-seman saya yang
lain, yang sudah lama tidak saya jumpai lagi wujudnya, waktu itu saya dikerjai
habis-habisan, saya disiram dengan minyak goring, telur dan tepung, belum cukup
sampai di situ saja, selanjutnya saya disiram dengan air comberan lalu
dilemparkan ke sungai Kapuas, benar-benar tragis nasip saya waktu itu. Kebetulan
ada teman alumni SMP saya yang ultah, saya senang sekali, karena inilah waktu
saya untuk membalaskan dendam saya yang selama ini belum tersalurkan.
Setelah reunian tahun lalu, saya dan teman-teman
SMP saya ahir-ahir ini mulai kembali menyempatkan waktu senggang kami hanya
untuk sekedar berkumpul bersama, salah satu teman saya mengajak saya untuk
memberikan kejutan kepada teman saya yang sedang berulang tahun itu. Ide jail
saya pun keluar dengan sendirinya, saya mengajak teman-teman yang lainnya untuk
mengerjai teman saya itu, dan semuanya setuju.
Persiapan dari saya sendiri yaitu
saya membuat racikan, minyak bekas penggorengan yang dicampurkan dengan kecap,
selebihnya urusan teman-teman saya yang lainnya. Setelah semuanya berkumpul,
wajah cemas menyelumuti kami, karena korbannya lama sekali muncul, ahirnya
setelah menunggu sampai sekitar dua jam, ahirnya korbannya muncul juga, dengan
wajah polosnya kami langsung saja memandikannya dengan tepung, telor, lumpur,
oli bekas dan racikan saya tadi, bisa anda bayangkan bagaimana penampilannya,
dan ia hanya diam dan hanya berkata “ makasi teman-teman kaliman memang is the
bast”, sayangnya saya dan beberapa teman-teman yang lain juga ikutan menjadi
korban, wajah saya saja sudah seperti kucing yang kecebur got, hehehe
Memang terdengar agak
kekanak-kanakan, tapi dengan melakukan ini kami merasakan rasa kekeluargaan
yang sangat besar sekali, persahabatan kami yang bermula dari masa SMP sampai
sekarang di mana saya yang sudah
mendekati skripsi dan beberapa teman saya yang sudah sarjana, dan banyak juga
yang sudah menikah dan sukses, hubungan kami masih seperti dulu, bahkan saya
merasa hubungan kami semakin erat saja, terima kasih sahabat-sahabatku,
kalianlah yang mebuat hidupku lebih bewarna dan penuh canda tawa

0 komentar:
Posting Komentar