Berbicara
masalah getget sepertinya seru ya? ke siapa saja pasti akan nyambung, karena
getget seperti haendphone sekarang sudah menjadi kebutuhan pokok yang wajib
dimiliki, anak umur 3 tahun saja bisa main game di hp, bahkan sekarang kita tidak
cukup dengan 1 hp, mereka bisa menggunakan 2-3 hp sebagai penunjang
kebutuhannya untuk berkomunikasi.
Saat ini
teknologi semakin berkembang dan berlomba untuk memanjakan para konsumen, sehingga
para pencipta teknologi tersebut bersaing untuk terus menjadi yang terdepan. Dengan
adanya persaingan ini banyak produk dari berbagai merek sudah berani memberikan
harga murah, contohnya saja persaingan antara handphone merek Samsung dan
iphone, perbedaan harganya lumayan jauh tapi dari segi bentuk dan fitur
tampilannya tidak jauh berbeda, Pantas saja penjualan Samsung yang paling
tertinggi didunia.
Saya sebagai
pengguna Samsung sangat puas sekali, dengan harga 1,4 juta saya sudah memiliki ponsel
canggih dan pintar ini, awalnya dulu saya dilanda kebingunan, kerena lingkungan
saya rata-rata menggunakan Blacberry. Mereka juga memaksa saya menggunakan hp
tersebut, alasannya hana karena bisa tukaran pin dan bisa saling BBM’n.
Karena
sudah melawati banyak pertimbangan, ahirnya pilihan saya jatuh ke Samsung galaxy
mini, dan setelah menggunakannya selama setahun lebih, saya tidak pernah menyesal,
justru saya akan nyesal apabila saya memilih blackberry waktu itu, keputusan
saya sangat tepat. Waktu itu dengan uang yang pas-pasan, saya terjebak antara
dua pilahan, galaxy mini atau Gemini, perbedaannya lebih mahal Gemini 400 ribu.
Selain lebih murah, android ini juga jauh lebih pintar, saya merasa membawa komputer
yang bisa jalan, ringan dan simple.
Di android
ini memang saya tidak menemukan BBM untuk chatting, tapi saya bisa memiliki
whatsapp yang juga lebih keren, kenapa keren? Karena pengguna whatsapp lebih
banyak dari BBM, dan tampilannya tidak jauh berbeda dengan BB, bisa chatting,
buat grup, buat status, dan saya juga bisa broadcast, jadi saya bukan tergolong
katrok kan? Hehe Untuk biaya paket perbulannya juga lebih murah dari BB, saya
cukup mengeluarkan biaya 50 ribu untuk 1 GB, dan sudah bisa full servis, malahan
sekarang ada operator yang menawarkan harga 25 ribu untuk 2 GB, saya jadi
ngiler untuk pindah ke operator tersebut. Bandingkan dengan harga untuk BB,
harga full servis berbeda lagi, silahkan periksa, hehe
Sampai sekarang
orang Indonesia masih ketergantungan dengan BB, susah move on dari BBM kali ya?
Kasian si alay :D kalau mau pintar tapi masih belum bisa move on, saran saya
jangan tanggung-tanggung beli BBnya, BB bisa sebanding dengan android murah
saya, apabila harganya mencapai 5 juta ke atas, jadi buat apa beli yang
mahal-mahal kalau yang murah saja sudah sangat-sangat bagus seperti ini. Herannya
sudah tau ramnya tidak ada di Indonesia, tapi tetap saja dihebohkan, BB hanya
tenar di Indonesia, Negara luar sudah lama meninggalkan BB, apa belum kurang
kita dikatakan Negara yang tertinggal? Jadilah konsumen yang pintar, jangan bisanya
hanya ikutan trend yang sebenarnya sudah ketinggalan zaman. Kalau berbicara
masalah trend dan teknologi silahkan berkaca dengan dunia luar, tidak cukup
hanya sekedar dengar kabar dari tetangga sebelah rumah, kasian juga kalau orang
lain sudah ke luar angkasa tapi kita masih sibuk dengan rumput tetangga yang lebih hijau.

2 komentar:
cieeeeeeeeeeeeee pnjang tulisannye :)
tp tak sepanjang sayangku pdamu eeeaaak...
Posting Komentar